5 Ciri Mekanik Handal

Orang bilang, yang namanya mekanik itu cocok-cocokan ya. Bahkan banyak juga orang yang bawa sepedanya ke bengkel, tapi treatment-nya harus dikerjain sama mekanik tertentu, ngga bisa yang lain. Wajar aja sih, karena yang namanya trust kan berkaitan sama hasil yang udah didapat sebelum-sebelumnya, apalagi kalo sepedanya dirasa enak setelah di oprek mekanik itu. Begitu juga sebaliknya, setting-an sepeda yang jadi kacau karena kerjaan mekanik, bikin orang jadi ngga percaya  lagi sama mekanik itu.

Nah, in case mekanik kepercayaan kita lagi pada mudik musim panen, atau bininya lagi ngelahirin di kampung, atau lagi sakit mata, mudah-mudahan tulisan ini bisa jadi pegangan kita saat ke bengkel sepeda.🙂

1.      Mendengarkan keluhan konsumen dan bukan mendikte

Mekanik atau bengkel yang baik memiliki sistem atau tata cara kerja yang terstruktur dengan baik. Umumnya, bengkel yang bagus memulai pekerjaan dengan menggali informasi tentang keluhan yang dirasakan oleh konsumen.
Setelah itu mereka akan memeriksa dan mendiagnosis kerusakan yang mungkin terjadi. Setelah itu mereka akan melakukan konfirmasi kepada konsumen tentang kerusakan tersebut. Hal itu untuk memastikan tentang indikasi awal yang mereka temukan, sehingga pekerjaan yang mereka lakukan nantinya benar-benar tepat.


2.      Selalu memberikan alternatif  perbaikan
Setelah melakukan diagnosis dan melakukan konfirmasi ke konsumen serta memastikan tentang kerusakan, bengkel atau mekanik yang baik selalu memberikan beberapa alternatif perbaikan.  Mereka biasanya menyodorkan pilihan mengganti komponen yang rusak berikut komponen yang terkait, atau hanya melakukan perbaikan tanpa mengganti.Mekanik atau bengkel seperti itu, biasanya memberikan argumen tentang konsekuensi dari masing-masing pilihan tersebut. Setelah komponen ditentukan dan disepakati konsumen, mekanik atau bengkel yang baik akan menunjukkan bungkus kepada konsumen.

3.      Memberikan rincian harga dan ongkos jasa secara pasti
Setelah perbaikan berikut komponen yang digunakan telah ditentukan dan disepakati oleh konsumen, bengkel yang baik melalui service advisor atau mekanik yang bersangkutan akan memberikan rincian harga dan ongkos jasa perbaikan. Mereka akan menunjukkan dan memastikan bahwa rincian tersebut mengacu pada daftar harga komponen resmi dan daftar ongkos jasa yang telah ditetapkan secara pasti sejak dari awal. Amati gelagat mereka, bila mereka masih menebak-nebak besaran harga dan ongkos berarti ada sesuatu yang tidak beres.

4.      Menyerahkan komponen yang diganti dan  kemasan komponen baru
Cara tersebut bukan berarti  mereka tak ingin disebut serakah untuk mendapatkan limbah yang bisa dijual kembali. Namun, hal itu untuk memastikan bahwa pekerjaan yang mereka lakukan telah sesuai dengan order dari konsumen. Komponen yang diganti pun telah sesuai dengan permintaan konsumen atas dasar diagnosis, rekomendasi mekanik, serta persetujuan dari konsumen. 

5.      Pengecekan hasil pekerjaan dan garansi

Bengkel dan mekanik yang baik akan mengajak konsumen untuk mencoba kendaraan (sepeda) yang telah diperbaiki. Hal itu dimaksudkan agar konsumen bisa melakukan pengecekan terhadap hasil pekerjaan yang telah mereka lakukan. Umumnya, mekanik bengkel akan mendampingi konsumen saat melakukan pengecekan. Mekanik yang baik, akan tidak banyak komentar selama pengecekan itu. Baru setelah pengecekan selesai, mekanik yang baik akan minta pendapat konsumen, apakah masih ada masalah atau yang kurang. Satu hal lagi, bengkel yang baik dan profesional selalu memberikan garansi perbaikan dalam jangka waktu tertentu.
Dengan memberikan garansi, berarti bengkel itu memiliki keyakinan dan standar kerja bahwa apa yang mereka lakukan memiliki akurasi tinggi dan berkualitas.
.      Mendengarkan keluhan konsumen dan bukan mendikte

Mekanik atau bengkel yang baik memiliki sistem atau tata cara kerja yang terstruktur dengan baik. Umumnya, bengkel yang bagus memulai pekerjaan dengan menggali informasi tentang keluhan yang dirasakan oleh konsumen.

Setelah itu mereka akan memeriksa dan mendiagnosis kerusakan yang mungkin terjadi. Setelah itu mereka akan melakukan konfirmasi kepada konsumen tentang kerusakan tersebut. Hal itu untuk memastikan tentang indikasi awal yang mereka temukan, sehingga pekerjaan yang mereka lakukan nantinya benar-benar tepat.

2.      Selalu memberikan alternatif  perbaikan
Setelah melakukan diagnosis dan melakukan konfirmasi ke konsumen serta memastikan tentang kerusakan, bengkel atau mekanik yang baik selalu memberikan beberapa alternatif perbaikan.

Mereka biasanya menyodorkan pilihan mengganti komponen yang rusak berikut komponen yang terkait, atau hanya melakukan perbaikan tanpa mengganti.Mekanik atau bengkel seperti itu, biasanya memberikan argumen tentang konsekuensi dari masing-masing pilihan tersebut. Setelah komponen ditentukan dan disepakati konsumen, mekanik atau bengkel yang baik akan menunjukkan bungkus kepada konsumen.

3.      Memberikan rincian harga dan ongkos jasa secara pasti
Setelah perbaikan berikut komponen yang digunakan telah ditentukan dan disepakati oleh konsumen, bengkel yang baik melalui service advisor atau mekanik yang bersangkutan akan memberikan rincian harga dan ongkos jasa perbaikan. Mereka akan menunjukkan dan memastikan bahwa rincian tersebut mengacu pada daftar harga komponen resmi dan daftar ongkos jasa yang telah ditetapkan secara pasti sejak dari awal. Amati gelagat mereka, bila mereka masih menebak-nebak besaran harga dan ongkos berarti ada sesuatu yang tidak beres.

4.      Menyerahkan komponen yang diganti dan  kemasan komponen baru
Cara tersebut bukan berarti  mereka tak ingin disebut serakah untuk mendapatkan limbah yang bisa dijual kembali. Namun, hal itu untuk memastikan bahwa pekerjaan yang mereka lakukan telah sesuai dengan order dari konsumen. Komponen yang diganti pun telah sesuai dengan permintaan konsumen atas dasar diagnosis, rekomendasi mekanik, serta persetujuan dari konsumen. 

5.      Pengecekan hasil pekerjaan dan garansi

Bengkel dan mekanik yang baik akan mengajak konsumen untuk mencoba kendaraan (sepeda) yang telah diperbaiki. Hal itu dimaksudkan agar konsumen bisa melakukan pengecekan terhadap hasil pekerjaan yang telah mereka lakukan. Umumnya, mekanik bengkel akan mendampingi konsumen saat melakukan pengecekan. Mekanik yang baik, akan tidak banyak komentar selama pengecekan itu. Baru setelah pengecekan selesai, mekanik yang baik akan minta pendapat konsumen, apakah masih ada masalah atau yang kurang. Satu hal lagi, bengkel yang baik dan profesional selalu memberikan garansi perbaikan dalam jangka waktu tertentu.
Dengan memberikan garansi, berarti bengkel itu memiliki keyakinan dan standar kerja bahwa apa yang mereka lakukan memiliki akurasi tinggi dan berkualitas.

4 Responses to 5 Ciri Mekanik Handal

  1. jadi yg oke AHASS mana jal?

  2. northeist says:

    Deket rumah, dengan mekanik Kang Ronny.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: