Indro.

Halaman ini berisikan tentang tulisan profil dan perbincangan dari narasumber yang pernah saya temui baik dalam kapasitas saya sebagai fotografer, reporter dan penulis untuk beberapa media klien.

(  Teks: Fintaria Pardede / Foto: Rizal -2010- )

Indro, Prinsip Hidup dan Kesehatan

Pada 2005 lalu, pria yang bisa jadi merupakan legenda dalam kancah komedi di Indonesia ini pernah menjalani operasi bypass jantung. Bagi banyak orang, hal itu tentu menakutkan mengingat kemungkinan keberhasilan operasi bypass bukanlah hal yang pasti. Tapi bagi pria kelahiran 8 Mei 1958 ini, semua dijalankan dengan ketenangan dan kepasrahan terlebih setelah dirinya tahu bahwa saat itu kualitas dokter dan fasilitas penyakit jantung di Indonesia merupakan yang terbaik di Asia Tenggara. Hingga akhirnya, operasi bypass pun berhasil.

Sebelum divonis mengidap kelainan jantung, pria bernama lengkap Indrojoyo Kusumonegoro ini sebenarnya sudah mulai merasakan gejala tersebut. “Saya sadar bahwa saya mulai tua, lari pun sudah mulai nggak kuat dan badan juga sudah mulai tidak berstamina, saya berfikir bahwa saat itu saya memang menderita kelainan jantung,” tuturnya.

Ketika diperiksa, yang ditakutkan Indro memang benar terjadi. Bahkan kondisi jantungnya saat itu ternyata sudah cukup parah yakni terjadi penyumbatan hingga 75% di bagian utama pangkal jantung.  Tak ayal ia pun langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta untuk dilakukan penanganan secara intensif. Pengobatan pun terus dilakukan Indro. Meski ternyata semuanya tak membuahkan hasil yang baik melainkan kondisi jantungya yang justru semakin memburuk.

“Akhirnya tak ada jalan lain, dokter menyarankan agar saya segera melakukan operasi bypass demi kesembuhan,” kisah Indro.

Saat dihadapkan pada pilihan untuk melakukan operasi bypass, keraguan sempat menghinggapi hati ayah dari tiga anak ini. Berbagai informasi ia cari, termasuk bertanya tentang kualitas dokter dan rumah sakit di Indonesia kepada lembaga yang berkompeten. Hasilnya, dari informasi yang ia dapat Indonesia memiliki dokter dan fasilitas jantung nomer wahid di Asia Tenggara.

“Setelah itu tak ada keraguan bagi saya, ditambah dukungan dari keluarga dan rekan-rekan terdekat,” ujar pria berkepala plontos ini semangat. Akhirnya operasi pun berhasil dilakukan, bahkan lima hari pasca operasi Indro telah diperbolehkan pulang oleh dokter.

Dipercaya Sebagai Motivator

Saat ini kesehatan Indro telah jauh lebih baik dari sebelumnya. Aktivitasnya sebagai kepala keluarga, penggiat hobi Motor Harley Davidson, serta sebagai seorang komedian dan entertainer masih tetap ia jalankan. Satu hal yang ia pegang teguh adalah mengenai prinsip dan kejujuran dalam hidup. Hal itu pula yang ia tanamkan kepada keluarga dan rekan-rekannya, bahkan terkait dengan kesehatan.

Sampai saat ini di tengah kesibukannya Indro rajin memberikan motivasi kepada pasien penyakit jantung baik di rumah sakit, bahkan sebagai pembicara dalam seminar-seminar kesehatan jantung. Disitu menurut Indro, dirinya berbagi kepada para pasien dan masyarakat luas mengenai semangat untuk menghindari dan sembuh dari penyakit jantung.

Salah satu penyebab tingginya tingkat kematian akibat penyakit jantung juga karena penanganan medis yang terlambat. Namun bukan berarti hal itu sepenuhnya kesalahan pihak rumah sakit atau dokter yang menangani, melainkan karena memang pasien yang terlambat memeriksakan kondisinya saat mengalami gejala.

“Ketika saya mengalami gejala cepat lelah, sesak nafas, dan lain-lain, saya segera berkonsultasi ke dokter, walaupun akhirnya diagnosa yang muncul adalah saya harus segera dioperasi. Walaupun sempat shock, tapi akhirnya saya bisa sembuh. Kalau saja saat itu saya tidak langsung memeriksa mungkin keadaannya akan menjadi lebih buruk lagi,” pungkas pria yang saat kecil gemar menghabiskan waktu dengan bersepeda ini.

Menurut Indro lagi, penyakit datang bukan tanpa sebab, salah satunya adalah datang dari diri sendiri. Seringkali seseorang tidak mau jujur ‘mengakui’ bahwa dirinya merupakan sumber penyakit karena mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, malas berolah raga, dan lain sebagainya.

“Hal-hal seperti itulah yang selalu saya tekankan dalam setiap forum baik formal maupun informal. Pertama, jangan takut akan diagnosis dokter tentang penyakit kita. Kedua, bila mau menghindari atau sembuh dari penyakit kita harus mulai jujur untuk mengakui bahwa sesungguhnya kita lah sember penyakit atau kesehatan kita,” ujar pria yang sangat mengagumi sosok ibunya ini.

Hidup Sehat

Tidak ingin terkena penyakit Jantung untuk kedua kalinya, bapak tiga anak ini kini rutin melakukan terapi usai bypass. Indro, yang mangaku merasa sulit untuk menurunkan berat badannya juga lebih banyak mengkonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, ikan dan mengurangi makanan yang berlemak serta memperbanyak minum air putih minimal 8 gelas/hari.

Selain menjalani hobinya ber-Harley Davidson, Indro juga gemar melakukan jogging. Indro mengakui, bahwa  jogging bisa memulihkan kondisi jantungnya pasca operasi.

“Biasanya saya jogging tiga kali dalam seminggu, melihat sela-sela kesibukan juga,” kata Indro semangat. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: