Kisah Lensa di balik Bencana

Kebakaran, tentu mengerikan. Seringkali karena belum pernah mengalami (amit-amit!), kebakaran hanya akan menjadi sebuah bencana yang kita dengar melalui cerita, maupun media massa. Simpang siur kabar mulai dari penyebab, kerugian materi, jumlah korban, dan lain-lain pun kita dengar. Setelah itu ya sudah, bencana kebakaran yang kita lihat akan terlupakan. Terganti dengan gosip lain, juga tayangan TV lain yang lebih menghibur.

Namun di sisi lain, mungkin jarang di antara kita yang sadar, bahwa dibalik peristiwa kebakaran, terdapat banyak kisah yang tidak terekam oleh telinga dan mata kita yang terbatas ruang, waktu, dan jarak ke lokasi bencana. Mulai dari aksi heroik warga yang berinisiatif memadamkan, tangisan warga pendatang yang putus asa karena kamar hunian kosnya telah hangus, sampai wanita yang histeris karena dilarang warga saat ngotot untuk masuk ke rumahnya yang telah terbakar demi menyelematkan ijazahnya. Masih banyak kisah lain dibalik itu semua.

Dan beberapa foto disini, merupakan rekaman dari sedikit kejadian-kejadian tersebut, pada saat terjadi kebakaran di Daerah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2011) pukul 11.45 WIB lalu.

Asap yang terlihat membumbung dari kejauhan.

Wanita yang dilarang warga untuk mengambil ijazah miliknya yang tertinggal di rumahnya yang telah terbakar.

Warga mendobrak kamar-kamar hunian kosan dekat titik bencana, untuk memastikan tak ada penghuni yang tertidur.

Beberapa warga nekad menaiki atap gedung untuk mengontrol dan mengamati titik api.

“Api di dalam masih besar!” teriak seorang petugas kepolisian ini.

Melihat keberanian petugas Damkar ini, saya semakin percaya semboyan mereka, “Pantang Pulang Sebelum Padam,”

Di tempat lain, petugas pemadam juga terus berupaya memadamkan api.

Tak hanya pria, wanita ini juga nekat untuk ikut membantu pemadaman. Sayangnya, karena sedikit kecerobohan hampir saja ia terjatuh. Beruntung, ia ditolong seorang warga.

Ada yang semangat membantu, ada juga yang menangis karena tempat tinggalnya hangus terbakar. Seperti wanita ini.

Menangis!

Mungkin masih belum jelas, sejauh mana rumah dan harta bendanya ludes. Tapi untuk sementara, mereka tetap harus mengungsi.

Sepulang sekolah, kabar buruk telah menanti.

5 Responses to Kisah Lensa di balik Bencana

  1. sekar says:

    bagian dari keajaiban hidup🙂

  2. Menyedihkan, semoga si jago merah tak lagi membara..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: