Sentul Uphill Race 1PDN Series 2012 (Catatan Pribadi)

Berbeda dengan dua seri sebelumnya, 1PDN Uphill race kali ini bener-bener penuh kejutan. Salah satunya adalah track yang dilalui. Kalau candaan seorang teman, 4 km suguhan jalur offroad menanjak itu ibarat ‘Jembatan Shiratal Mustaqim’ yang harus dilewati pembalap. Siapa yang banyak beramal (baca: berlatih) akan dengan mudah melewati dan menggapai tempat terhormat, begitu juga sebaliknya.

Memangnya  seberapa berat? Meski jawabannya subjektif karena setiap orang berbeda kemampuan, tapi ungkapan “Hampir semua pembalap di kelas Men Elite aja nuntun sepeda kok!” bisa jadi acuan kalau jalur offroad-nya cukup menyiksa.

Dari segi elevasi sebenarnya tidak curam-curam amat. Hanya saja kontur tanah lembek, bebatuan lepas, rumput, hingga alang-alang yang sengaja ditebang untuk membuka trek, menjadi ‘neraka’ tersendiri, terlebih karena sapuan air hujan yang mengguyur trek sebelum dan sepanjang waktu balapan.  Alhasil, pemandangan TTB massal menjadi sajian empuk para fotografer yang ‘nangkring’ di lokasi.

Turun di Kelas Jurnalis

Tahun ini 1PDN juga membuat gebrakan dengan mengadakan lomba pada 2 hari berturut-turut dengan mempertandingkan 15 kelas. Saya sendiri turun di dua kelas yang berbeda, yakni kelas Jurnalis dan kelas Senior. Peraturan dari panitia membolehkan, asal dua kelas yang diikuti tersebut berbeda harinya. Untuk saya pribadi, kapan lagi bisa balapan dua hari berturut-turut.

Kelas Jurnalis bertanding Hari Sabtu, 28/02/2012. Selain saya ada sekitar 13 pembalap lain yang turun, termasuk yang saya kenal adalah Om Tjahja Gunawan dari Kompas, yang sering turun di beberapa event balapan dan pastinya merupakan seorang penggiat sepeda yang cukup aktif.

Saat bendera start dikibas melalui flying start, semua langsung ‘menggeber’ termasuk saya yang hingga tanjakan awal hampir selesai menjelang masuk offroad masih berada di posisi 4. Setelah itu saat memasuki jalur offroad saya berhasil menyodok ke posisi 2, dibelakang Om Asep dari Bekasi yang terus merayap cepat di jalur berbatu.

Beruntung, ada sedikit kesalahan yang dilakukan Om Asep saat melintas di jalur tanah nan licin. Dia begitu memaksakan untuk tetap berada di atas sepeda. Bukannya melaju, beberapa kali saya melihat dia hanya berjibaku untuk dapat seimbang, di tempat! Tanpa pikir panjang, dengan berlari sambil menuntun sepeda saya berhasil mendahului beliau. Sejak dari situ saya berhasil memimpin hingga finish dengan catatan waktu 52 menit, atau 1 menit lebih cepat dari Om Asep, dan sekitar 6 menit lebih cepat dari Om Tjahja Gunawan yang finish di posisi 3.

Kelas Senior

Kelas ini bertanding keesokan harinya, yakni Hari Minggu, 29/02/2012. Selain saya, Adit, Dhani Chagi, Rifu, dan Chaidir juga turun di kelas ini. Sudah pasti, dibanding kelas Jurnalis persaingan di kelas ini sangat jauh lebih berat, maka tak ada target untuk saya selain menikmati balapan dengan mengayuh pedal sekencang-kencangnya. Paling tidak catatan posisi harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

Benar saja, saat start dimulai sekitar 20-an pembalap langsung melesat kencang di depan. Hingga menjelang putaran menuju jalur offroad saya masih bisa menyatu di pleton depan, hingga akhirnya setelah putaran mulai tercecer agak jauh.

Chaidir sempat mengalami trouble dengan rantainya, dan saya berhasil mendahului dia. Tapi akhirnya dia kembali bisa menyalip. Hingga finish, saya berada di posisi 18, tapi karena regulasi ISSI yang mendiskualifikasi salah satu pembalap di urutan 5 besar, artinya catatan akhir finish saya adalah posisi 17.

Bukan prestasi yang membanggakan, tapi paling tidak salah satu target bisa terpenuhi di kelas ini, yaitu menorehkan catatan posisi yang lebih baik dari tahun lalu. Kalau tidak salah, tahun lalu saya finish di posisi 34.

Oiya, sedikit kesan untuk 1PDN Race kali ini adalah rasa salut saya untuk panitia penyelenggara. Ada beberapa sejarah yang tercatat di pagelaran akbar ini, salah satunya di kelas Women Open yang diikuti sebanyak 31 pembalap, atau yang terbanyak di sepanjang sejarah pagelaran balap sepeda di Indonesia.

Sekian.

11 Responses to Sentul Uphill Race 1PDN Series 2012 (Catatan Pribadi)

  1. Geza says:

    …elo emang hebat jal!!!

  2. imam says:

    keren…tahun depan gw do’a-in naik podium jal…di kelas senior…amin

  3. sekar says:

    menang itu biasa
    nuntun itu yg hebat, wkkwkkwkwk…!

  4. 4201journey says:

    Salam kenal oom…
    Salute ane…boleh juga nih, ikut sepedahan, tp yg turing aja…. Ga mau yg uphill apalagi downhill… Sayang sepedanya.
    Kalo gowes turing jauh, ane siap…😀

  5. d4niel says:

    Ajarin sepedaan dong jal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: