Performa Missile X-Nine di Jalur XC (Review)

Setelah merasa frame lama (Sub Master 17’) sudah terlalu kekecilan, akhirnya pilihan untuk ganti frame pun jatuh ke Missil X-Nine 19’.  Sebenarnya saya udah cukup lama naksir dengan merk ini setelah melihat tipe Missile Comp dan Missile Team. Tapi ternyata, tipe X-Nine memang lebih membuat kepincut dari segi desain walaupun harga memang lebih mahal.

Saya memilih X-Nine warna kombinasi warna orange, hitam, dan biru, dengan ukuran 19’. Cat yang membalutnya adalah model ‘kulit jeruk’ atau kasar, bukan cat solid. Dengan bobot sekitar 1200 gram, dibanding frame Sub Master 17’ milik saya sebelumnya, bobot frame X-Nine masih lebih ringan. Begitu juga dengan Missile tipe Comp dan Team yang bobotnya sekitar 1400-1600 gram.

Nah, gimana dengan performa X-Nine di track XC? Kebetulan kemarin saya udah mencoba di (Jalur Pipa Gas) JPG. Dan setelah menyiksa selama full 4 lap, X-Nine memang cukup mantap.

Di desain untuk asik bermanuver

Untuk trek datar dan lurus, dengan bobot yang cukup ringan tentu membuat X-Nine enak banget untuk diajak sprint. Begitu juga di turunan, hampir sama dengan frame lain yang sekelas, dengan handling rider yang stabil bobot nggak menjadi masalah. Apalagi di tanjakan-tanjakan pendek yang curam performanya maknyus.

Kelebihan lain dari X-Nine adalah bentuk head tube yang nggak terlalu panjang, ditambah bagian atas top tube dan down tube yang menempel ke bagian head tube menyambung menjadi satu. Desain seperti itu membuat pergerakan menjadi lebih lincah, karena dengan fokus tumpuan yang menyatu akan membuat pergerakan menjadi lebih lentur.

So, dengan X-Nine jangan ragu-ragu untuk meliuk-liuk bebas di trek macam JPG yang memang membutuhkan manuver-manuver. J

Begitu juga pada bagian belakang. Dua rangka seat stay juga bertumpu pada satu rangka yang tersambung ke seat tube. Pengaruhnya, saat menghajar kontur berbatu (terutama turunan) hentakan-hentakan sepeda menjadi tidak kaku. Saat menghantam obstacle, pantulan ban bagian belakang juga terasa lentur. Tapi tentu ini ada hubungannya juga tekanan ban kita.

Oiya, head set yang dipakai untuk X-Nine adalah model integrated. Untuk ukuran seatpost, ukuran yang saya pakai adalah 28,6.

Begitu aja review singkat dari saya.

5 Responses to Performa Missile X-Nine di Jalur XC (Review)

  1. dhanichagi says:

    tinggal disiksa sama tandjakan dan turunan makadam nih😀

  2. keren banget loh, bneran

  3. rohmatsp says:

    Tinggal nyari seatpost 28,6 untung sepeda lama headsetnya integrated😀

  4. Pingback: Review Jaiko XTC FR « Adventure Goes Sepeda!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: